Arnold Teja: A Tip for Breaking Through Confidence Barriers

Being a 25-year-old guy with a celebrated recognition from fashion enthusiasts humble Arnold Teja, such label does not go up to his head. Off camera, he is shy and observant. On camera, Arnold is a whole different person — it’s as if he knows how to entice camera. Sosok inspirasi muda seperti Arnold adalah sosok yang dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini. He started from the bottom by starting from filling out his blog page with his OOTD pictures until now. Sosok yang udah mulai dikenal sebagai fashion blogger bukan hanya sebagai blogger aja, tetapi Arnold yang memulai meniti kariernya sejak ia berumur 16 tahun, udah menjajaki dunia lainnya seperti dunia model dan udah menjadi sosok yang digandrungi oleh anak muda sekarang karena pandai dalam memadu padankan busana yang dikenakannya.

Fashion blogger memang masih jarang dipilih orang sebagai suatu profesi, terutama dari kalangan kaum pria. Kebanyakan kaum wanita yang menekuni bidang ini, but Arnold chose this path as a part of his hobby which is being in the fashion industry. Ini dapat terlihat dari foto-foto yang diunggah di akun Instagramnya (@arnoldteja). Dapat dilihat bahwa busana yang dikenakan model ini terlihat sangat elegan dan trendi jaman anak muda sekarang dan udah sering menjadi inspirasi banyak anak-anak muda. Although at first Arnold admitted that he had no confidence in himself, thanks to his hard work, he also had several times become a famous product commercial star. According to him, consistency and high quality are the keys to survive in this all-digital era. With his 183cm tall height and mysterious aura, he simply captivates people around him. He has modeled for top brands from Uniqlo, Topman, Giordano and Pedro.

You’ve created your own fashion blog ever since 2011 and you were 16 that time. What made you interested in fashion at first?
“Dulu karena aku pemalu, awalnya nggak pingin untuk buat fashion blog. Jadi dulu aku suka baca majalan fashion, dan udah tertarik sama dunia fashion ditambah pingin mencoba untuk mengekspresikan diri. Dulu kan medianya memang belum banyak dan pada saat itu aku melihat banyak blog luar ko keren bisa foto dengan mix and match baju, itu yang membuat aku terinspirasi. And ever since I tried to be a fashion blogger, I have been getting positive feedbacks and being noticed by a lot of people.”
Since you’re so into fashion and everyone has put eyes on you based on what you wear, has it become a pressure for you to stay looking stylish whenever you go out?
“Kadang-kadang suka bingung jadinya mau pakai apa. Pingin pakai santai, tapi kalau keluar suka takut jadi ketemu orang. Gaya aku tuh sebenarnya santai atau casual effortless yang kadang suka nggak terlalu musingin untuk makai apa. Sekarang aku lebih nggak pedulian sih, yang penting nyaman dan apa adanya.”
For your looks daily, how would you describe your signature style? Is it constant or has it changed by the years?
“Aku moody sih, tergantung di hari itu aku mau pakai apa. Tapi kalau sekarang, aku lebih ke nyaman. The way I dress always evolve every time. Setiap waktu pasti ada yang upgraded, but basically, basic items itu harus ada, timeless pieces. Fashion pieces yang mesti aku bawa itu tas sling bag, dan sepatu. Karena sepatu itu menunjang penampilan and also elevate your look to be cooler.”
It’s written on your Instagram bio that you’re currently focusing on self-development. What’s your one tip to develop oneself?
“Dari dulu sampai sekarang, aku selalu melihat perkembangan diri aku sendiri. Dulu aku memang malu banget, nggak mau tampil di depan umum. Tapi, dengan aku foto, dengan aku menunjukkan diri ke followers aku, that way I can be confident. Selama ini pun aku selalu berjuang untuk tau apa yang aku mau dan mencintai diri aku apa adanya. My face used to have lots of pimples, I also used to be bullied, so now I want to embrace myself more and not overthink what people say about me. Kalau terlalu mikirin apa kata orang, kita nggak akan pernah maju. So, the tip is; believe in yourself, lebih percaya diri, and be yourself.”

Editor: Galuh Tathya
Writer: Dela Naufalia
Photographer: Vicky Melly
Digital Imaging: Ari Angga
MUA: Nadia Renata
Stylist: Sasqia Ayuningtyas
Wardrobe: House of Cuff and Moodsociety, available on The F Thing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Premium Store at the F thing
clozette
en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish
%d bloggers like this:
INSTAGRAM FOLLOW ON INSTAGRAM

letterf.id

Load More... Follow on Instagram