#AskBrands: Luxatme

Starting from Ade Hanurati’s love and hobby of collecting branded bags, now that story has become a major factor in the establishment of Luxatme. Luxatme yang berlokasi di daerah Cilandak Timur, Jakarta Selatan, ini merupakan butik fashion mewah yang memegang satu-satunya lisensi merek Nannini di Indonesia, di antara brand eksklusi lainnya. Dewasa ini, tas branded nggak cuma sebagai pelengkap look, tapi juga melambangkan brand image dan brand personality. Sekarang banyak orang udah mengerti bahwa tas mewah bahkan menjadi suatu investasi.

Luxatme also shared that they guarantee the safety of the delivery of goods purchased by customers that it will be delivered to their hands safely, karena selain memiliki cara pembelian COD, produk yang dikirim juga dikemas dalam box khusus yang tersegel sehingga dipastikan tas yang dibeli tetap terjaga keeksklusifannya.

During our shoot with brand consultant from Luxatme, Winda, Letter F sempat menginterview seputar terbentuknya Luxatme dan juga apa yang membedakan Luxatme dari distributor luxury yang lainnya.

Tell us more about the background of Luxatme?
“Karena kata-kata Luxatme berasal dari ‘you can find luxury at me’, berawal dari pemilik Luxatme, ibu Ade yang dulunya tinggal di luar negri. Terus banyak yang jastip, tapi kalau jaman dulu masih agak sulit karena mungkin belum dipercaya kalau di Indonesia. Jadi karena itu, banyak yang nitip sama ibu, sampai pada akhirnya kita dapat license untuk menjadi distributor di Indonesia. Jadi Luxatme sekarang bisa dibilang jastip yang dipercayai yang akhirnnya didevelop menjadi seperti sekarang.”
Lalu apa yang membuat Luxatme berbeda dari distributor lux yang lain?
“Karena customer kita bukan hanya di Jakarta aja atau bukan cuma kisaran di butik ini aja, sampai seluruh Indonesia pun juga ada. Karena mungkin awalnya memang dari circle ibu, jadi udah pasti trusted. We try to build trust from these communities first.”
Apa cara Luxatme membangun kepercayaan kepada pelanggan untuk menjamin originalitas produk-produk kalian?
“Masing-masing brand luxury itu pasti punya TNC. Ada yang udah ada authentic cardnya, dust bagnya, lalu nggak ada reject, atau apapun itu. Setiap brand yang masuk itu harus detil dan megangnya juga harus hati-hati. Dan kita juga jaga banget, karena itu kan investasi, jadi bukan sesuatu yang kita asal pegang sehari-hari.”

Editor: Galuh Tathya
Writer: Dela Naufalia
Photographer: Rendra Martin
Digital Imaging: Rendra Martin
MUA: Fadillah Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Premium Store at the F thing
clozette
en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish
%d bloggers like this:
INSTAGRAM FOLLOW ON INSTAGRAM

letterf.id

Load More... Follow on Instagram