Geofanny Tambunan Konsisten Mengeksplor Fashion

For those of you who grew up since the 90’s are definitely still familiar with Geofanny Tambunan. Setelah menekuni sekolah fashion di luar negri, Geo pun langsung meneruskan kariernya sebagai fashion desainer dan fashion stylist. Fashion enthusiast yang berumur 32 tahun ini sempat tinggai di Amerika Serikat dan menekuni pendidikannya di one the most famous designer schools in the world, Parson School of Design.

Sebagai seorang fashion stylist dan juga fashion designer, it’s no doubt that Geo always pulls off a stylish and trendy look whenever he dresses as he always able to mix and match his looks with the latest trends. Geo cerita ke Letter F bahwa dia lagi sibuk mempersiapkan brand yang akan diluncurkan setelah pandemi COVID-19 selesai. Geo also spilled to us that as a fashion stylist, he likes to learn about the clients’ activity first rather than just doing an instant styling.

You were once a fashion stylist while you live in the States. Is there any difference that you notice, comparison wise, between the locals and the ones you had in the States?
“Kalau di sini, mungkin kebanyakan mereka hire stylist itu untuk event-event tertentu. Tapi kalau di sana, even buat daily life mereka kadang suka bingung mau pakai baju apa. Buat aku sebagai stylist di Amerika, aku merasa kayak aku jadi benar-benar mengenal klien aku karena mereka selalu memberitahu kesehariannya seperti apa agar aku punya insight untuk stylingin mereka, jadi lebih mendalami stylingan aku.”
As a stylist, you’re required to convince your clients to try out the styles that are out of their comfort zones. How do you do it?
“Karena aku tipe yang sukanya menggabungkan style tema A dan B agar padu padan lebih menarik, di sini agak susah untuk diaplikasikan. Klien di AS bisa terima, mostly they’re satisfied with the result. Jadi, biasanya aku meyakinkan klien aku untuk mau mencoba dulu dan melihat hasilnya terlebih dahulu.”
As we know, you had the chance to meet so many famous artists by being a fashion stylist in the States. But can you tell about your best moment as a stylist?

“Sebenarnya setiap moment itu bermanfaat dan berkesan buat aku. Mungkin yang paling berkesan adalah kesempatan untuk ketemu orang-orang yang selama ini aku cuma bisa lihat dari jauh. Misalnya teman-teman dari Hollywood, kebetulan aku pernah dateng ke acara yang aku bisa ketemu dengan Kendall Jenner, Willow Smith, Oliva Culpo, which is a once-in-a-lifetime opportunity. I get to have a short conversation with them dan ngobrol dengan mereka juga bisa membuka wawasan aku. Culture kita dan culture mereka itu beda banget dan juga cara approach kita ke orang sana juga sangat berbeda. So, those are the most golden moments for me.

What’s your personal wish towards the fashion industry in Indonesia?

“Setiap tahun pasti biasanya ada fashion trend yang seluruh dunia itu pasti ikut. Well, of course I’m not against that. Nah, kalau buat aku, karena Indonesia juga negara yang lumayan kaya culture, menurut aku justru itu harus jadi poin utama dimana fashion itu bisa akhirnya berkiblat ke kita—itu yang paling penting.”

Editor: Galuh Tathya
Writer: Dela Naufalia
Photographer: Vicky Melly
Digital Imaging: Rian Pandu
MUA: Nadia Renata
Stylist: Sasqia Ayuningtyas
Wardrobe: Legiteamate, available at The F Thing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beauty Fest
clozette
en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish
%d bloggers like this:
INSTAGRAM FOLLOW ON INSTAGRAM
Follow on Instagram