Sejarah Singkat Brand Polo Ralph Lauren

No brand is more iconic to America and the sport of polo as Ralph Lauren, originally known as Polo Ralph Lauren. “I’m interested in longevity, timelessness, style—not fashion.” Kutipan ini diambil dari Ralph Lauren, pria yang membangun sebuah clothing empire dengan mengambil inspirasi dari film, olahraga, dan bagaimana orang kaya atau orang yang mampu menjalani hidup mereka.

Semua yang dia ciptakan berakar pada filosofi ini — dari pakaian, logo, dan automobiles. With the goal of selling the American Dream, Ralph Lauren was the incarnation of the universal aspiration himself. Bagi pengusaha muda, polo melambangkan hubungan tertentu dengan orang banyak, kuda, fashion, dan yang terpenting, status. Dia menyusun empat pilar ini menjadi sebuah chic clothing brand yang akan menghadirkan fashion polo dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.
When it comes to American menswear fashion, Ralph Lauren paved the road for designers to come. Ralph Lauren adalah merek yang menunjukkan preppy luxury. Kaos polo Ralph Lauren menjadi sangat populer sampai merek tersebut harus menghilangkan “polo” dari namanya. Sampai pada akhirnya brand ini membedakan dirinya nggak hanya sebagai perusahaan pembuat kaos polo, tetapi juga sebuah proper fashion house. Merek ini terus membawa kapsul-kapsul Polo Ralph Lauren.
The now celebrated clothing billionaire didn’t start rich or born into wealth. Nggak terlalu lama setelah keluar dari militer, Ralph bekerja sebagai juru tulis di Brooks Brothers sebelum bergabung dengan Beau Brummell, brand yang mengkhususkan diri dalam pembuatan dasi. He fell in love with tie making, but however, he took a novel approach with his designs. Dari hanya mendesain dasi polos, Ralph melenceng dari tradisi dan memilih untuk mendesain dasi yang lebih lebar dan warna-warni and so this out-of-the-norm design style won the hearts of many. Sebagai penggemar film dan penggemar olahraga, Ralph mendesain pakaian sederhana yang selaras dengan karakter-karakter terkenal yang ia suka. Warren Helstein mengajak Ralph untuk menonton pertandingan polo pertamanya. Acara ini mengubah wawasannya tentang fashion dan menyulut jiwa kewirausahaannya.

Terinspirasi dari kulit, kuda, ponytails, topi-topi besar dan kelas orang kaya yang dia lihat selama pertandingan, led him to design elegant and high class brands known as the Polo Ralph Lauren. Saat ini, perusahaan yang memulai dengan satu produk, yaitu dasi, sekarang telah bercabang ke bidang desain lain. Yes, you can find its name on pillows, footwear, jewelry, furniture, and fragrance. Berbagai macam produk seperti kaos polo, cardigan, dress sampai aksesoris seperti syal dari brand Polo Ralph Lauren juga tersedia di website The F Thing. So, wait no more and go get your own collection now.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Ordinary
The Intern Merch   K-Fashion Trend  
The Ordinary
clozette
en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish
%d bloggers like this:
INSTAGRAM FOLLOW ON INSTAGRAM

letterf.id

Load More... Follow on Instagram