Sejarah Singkat Off-White

Kalau dibandingkan dengan brand-brand seperti Gucci, Chanel, atau Hermes, nama brand Off-White mungkin masih terasa asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun, Off-White udah menjadi favorit sejumlah selebriti ternama di seluruh dunia dan juga di Indonesia. Kamu mungkin udah sering lihat anak jaman sekarang yang memakai fashion item berlabel Off-White di tempat-tempat hangout. Tapi, bisa jadi masih banyak dari kamu yang belum tahu soal asal-usul brand buatan Virgil Abloh ini.

Off-White adalah brand karya desainer fashion asal Amerika Serikat yang juga berprofesi sebagai disc jockey (DJ) sekaligus produser musik, Virgil Abloh. Meskipun baru berdiri pada tahun 2012 atau sekitar 6 tahun lalu, brand yang berkantor pusat di Milan, Italia ini udah mampu ‘berbicara’ di bisnis fashion kelas menengah ke atas dunia. Item-item fashion keluaran Off-White sendiri terbilang unik. Selain sering menggunakan gaya desain huruf kapital dan garis-garis yang sederhana, rancangan Virgil Abloh kadang juga menawarkan tema dekonstruktif dan asimetris.
Perusahaan ini didirikan dengan nama “PYREX VISION” oleh Virgil Abloh di Milan pada tahun 2012, namun nama tersebut nggak lagi dipakai setelah Pyrex Vision menuai kritik karena mencetak “PYREX 23” pada siluet flanel rugbi klasik buatan Ralph Lauren, dan menjualnya kembali dengan harga $550. Virgil lalu mengubah nama perusahaan ini menjadi Off-White, yang ia deskripsikan ke dunia mode sebagai “wilayah abu-abu antara hitam dan putih”. Merek ini memamerkan koleksinya pada Paris Fashion Week, dan dijual di toko ritel di Hong Kong, Tokyo, Milan, London, dan New York.
Virgil Abloh mengusung konsep “streetwear mewah” dalam membuat brandingan karya-karyanya. Jadi, jangan heran kalau barang-barang Off-White, meskipun tergolong streetwear, harganya bisa belasan bahkan puluhan juta.
Nggak hanya memiliki merek, tetapi pengusaha dari Amerika ini juga terlibat dalam banyak usaha lain, termasuk mendirikan Galeri RSVP di Chicago dan bergabung dengan #BEEN #TRILL crew. Virgil juga adalah seorang DJ dan pembuat film yang mengarahkan video musik untuk rapper Lil Uzi Vert tahun lalu. Dan yang terpenting, dia terkenal sebagai direktur kreatif perusahaan rapper Kanye West, DONDA. Maka dari itu, Virgil terkenal sebagai ikon utama di seluruh dunia streetwear dan musik.
Sukses dengan labelnya, Virgil juga melakukan kolaborasi menarik dengan beberapa merek ternama. Dengan Nike, ia mendesain ulang seri Nike Air Force. Kolaborasinya sekaligus mencakup deretan produk interior bersama IKEA.
Kalau kamu salah satu penyuka fashion item streetwear dan salah satu pengoleksi brand Off-White, kamu bisa mendapatkan beberapa item semacam t-shirt, hoodie, sampai tas di The F Thing  dengan potongan harga sampai dengan 10% di salah satu itemnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Premium Store at the F thing
clozette
en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish
%d bloggers like this:
INSTAGRAM FOLLOW ON INSTAGRAM
Follow on Instagram