Tentang Sunscreen: True or False

Banyak yang bilang pakai sunscreen bisa menyebabkan kanker, kulit gelap nggak usah pakai sunscreen, SPF yang bagus harus di atas 30, dan masih banyak lainnya. And it’s time to debunk these facts or fictions.

  • #1 Pakai sunscreen bikin kanker
Ternyata nggak, jadi asumsi ini berasal dari mereka yang menggunakan tabir surya ketika liburan ke tempat dimana sinar matahari tereskspos total. Yang hobi berjemur, ya intinya, sih, si anak pantai. Mereka menggunakan sunscreen, tapi juga berjemur dalam waktu yang lama.
#2 Kandungan dalam sunscreen beracun
Nanopartikel yang terkandung dalam tabir surya melewati proses mikronisasi. Dulu tabir surya kalau diaplikasikan ke kulit, pasti ada putih-putih karena nggak nyampur sempurna. Nah, sekarang teksturnya meresap dan melindungi kulit. Nanopartikel ini tidak menembus sampai ke aliran darah seperti yang dikira orang-orang. Intinya, aman.
#3 Kulit gelap nggak perlu pakai tabir surya
Sebenarnya tetap perlu karena untuk mencegah kanker kulit akibat paparan sinar matahari. Those with darker skin have indeed a very low risk of skin cancer. Jadi lebih aman kalau tetap mengaplikasikan sunscreen.
Jadi, memang lebih baik untuk mengaplikasikan tabir surya on a daily basis. According to health.harvard.edu,

“There’s a danger in assuming that putting on sunscreen is by itself enough to protect you against the sun. Many studies have demonstrated that individuals who use sunscreen tend to stay out in the sun for a longer period of time, and thus may actually increase their risk of skin cancer.”

Make sure to check out The F Thing’s Sunscreen promo here.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beauty Fest
clozette
en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish
%d bloggers like this:
INSTAGRAM FOLLOW ON INSTAGRAM
Follow on Instagram